Madrasah Ibtidaiyah Hidayatul Mubtadiin Ngemplak memiliki pembiasaan peserta didik membaca Asmaul Husna setiap hari setelah selesai sholat dhuha. Pembacaan Asmaul Husna menjadi budaya madrasah yang dilakukan dengan berbaris rapi dalam shaf sebelum mengawali kegiatan literasi setiap paginya.
Kepala MI Hidayatul Mubtadiin Ngemplak menyampaikan bahwa kegiatan pembacaan Asmaul Husna dilakukan sebelum mengawali pembelajaran atau kegiatan literasi, sebagai proses awal kondisi untuk memulai hal yang baik.
Pembiasaan pembacaan Asmaul Husna dilakukan setiap hari. Peserta didik berbaris secara rapi dan teratur di dalam Mushola.
Lanjut Kepala MI Hidayatul Mubtadiin ngemplak ini, mengatakan pembiasaan dirutinkan untuk mengenalkan peserta didik tentang sifat-sifat Allah SWT sejak dini. Sehingga peserta didik akan tumbuh menjadi pribadi yang semakin meningkat keimanannya atas kebesaran Allah SWT.Pembacaan Asmaul Husna sudah menjadi budaya madrasah. Sebagai upaya untuk menanamkan nilai-nilai karakter religius pada peserta didik.









Tidak ada komentar:
Posting Komentar